Alasan-Alasan

Aku sedang mencari seribu alasan untuk mencintaimu. Dari mana saja.

Dari gedung yang kuno, dari aspal parkiran yang nggak rata dan bikin pantat sakit kalo nggak awas, dari teh krimer yang segar harga 5000, dari auditorium yang mengingatkanku akan suatu tempat rapat seperti Kongres Pemuda yang pertama, dari orang-orang fakultas serupa Sujiwo Tedjo sampai Rangga AADC mondar-mandir, dari jalanan yang selalu kotor oleh daun warna coklat…

Aku sedang mencari seribu alasan untuk mencintaimu.

Seberapa membosankannya Prof-prof berceramah, aku akan tetap mendengarkan dengan seksama, tidak mau melewatkan barang sekalimatpun. Karena dari kalimat itu, bisa saja membuatku jatuh cinta. Aku akan jatuh cinta dengan Prof. Anu dan suatu saat nanti akan mewawancarainya. Ketua BEM yang berjaket warna asing juga akan kucobai jatuh cinta. Aku menyanyi Hymne sambil menutup mata kuat-kuat, sambil menunggu perasaan wiiing~ yang akan lewat di hati, lalu dengan itu aku jatuh cinta.

Aku akan tetap melakukan rencana-rencana ospek yang dulu kutulis sambil menangis.

Dan aku akan terus mencari seribu alasan lainnya.

Image

Advertisements
Alasan-Alasan

2 thoughts on “Alasan-Alasan

  1. Dear Nezha,
    Ada seorang yang sangat kukenal yang dulu sangat ingin merasakan balutan jaket kuning. Tapi sekarang dia belajar di Manajemen FEB UA.
    Beberapa waktu lalu kami bicara–setelah sekian lama, karena terpisah jarak, beberapa asumsi personal, dan sebagainya. Aku menemukan bahwa dia sudah banyak berkembang, bahkan sepertinya jauh melampauiku. Dia tahu kemana menuju, apa yang harus dia fokuskan, apa yang bukan menjadi bagiannya.
    Bagaimana bisa begitu?
    Dia bilang, untuk mencapai titik itu tidaklah mudah. Dia harus belajar mencintai dunianya, berdamai dengan impian yang dulu.
    Orang-orang lain, yang kelihatannya seolah ‘berhasil’ karena mencapai targetnya (misalnya saja aku!).. kami tidak tahu apa-apa tentang itu. Kami tidak akan bisa merasakan perjuangan kalian. Maka kami tidak akan memperoleh pelajaran di bab itu.
    Bersemangat dan bersyukur ya Nezha. Semoga Allah melindungimu dalam jalan yang baik dan lurus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s