24 Hari

Agaknya menulis harus kurutinkan. Demi merapikan gumpalan pikir di kepala dengan tujuan satu: menjaga kewarasan.

Semenjak Langit hadir di tengah-tengah kami, aku selalu diliputi perasaan yang berganti-ganti. Trauma melahirkan, stres karena menyusui dan menggendong yang melelahkan, efek epis dan hommoroid yang suka tiba-tiba muncul. Belum lagi asumsi yang terbentuk setelah orang terdekat, keluarga, teman berkomentar dan bicara ini dan itu. Yang mungkin dimaksudkan baik, atau tidak bermaksud apa-apa. Tapi terkadang jadi menguatkanku, atau melemahkanku.

Biasanya sebelum pikiran-pikiran negatif itu menguasaiku, aku selalu mencoba memberi jarak pada diri. Seperti, Nezha A dengan segala kesedihan sedang menangis di pojokan, Nezha B, yang lebih rasional namun empatik mengawasinya dari jauh.

Aku, si Nezha B, mencoba menyadari segala overwhelmed feelings ini adalah sebuah mekanisme alamiah sebagai Ibu baru. Mungkin Nezha sedang baby blues– dan hal ini akan berlalu sampai 1 bulan kok, tidak apa. Berceritalah.

Pulihkan nyerimu dengan banyak makan telur. Jangan sampai dehidrasi. Minum zaitun, makan kurma, tambah suplemen kalsium.

Menyusui, baru kurasakan, adalah perjuangan yang membutuhkan nafas panjang. Aku memang merasa ada sedikit naik turun emosi, dan kelambatan dalam merespon sesuatu yang mana sempat disinggung oleh Ryu Hasan di thread-nya yang viral.

Berarti yang harus selalu diperhatikan adalah asupan makananku. Kalsium dan zat besi, terlebih. Dua hal itu, menurut jurnal yang dipetik oleh Davrina Rianda (dokter muda yang juga men-challenge thread sebelumnya) adalah asupan utama nan penting yang sering hilang dan mengakibatkan PPD pada Ibu melahirkan dan menyusui.

Penjelasan-penjelasan ilmiah itu amat membantuku lebih rileks dan tidak panik. Ohya, dan sambil ingat aku sedang menjalani jihad yang insya Allah bernilai pahala tiap detiknya. Mengingat bahwa menyusui adalah perintah-Nya, maka Ia sendiri yang akan menjagaku. He will never leave me alone.

Aku juga suka membaca artikel-artikel di babycenter.co.uk dan menemukan banyak insight tentang pertumbuhan dan perkembangan Langit sebagai bayi, juga aku sebagai ibu baru.

Semangat, Ibuu. Semoga Allah meridhoi perjalananmu 💓

Author: nezhafath

a klepon-hearted

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: