30 Days of Writing and Thinking: Day 1

Ada sebuah link menarik yang sudah kusimpan sejak berbulan-bulan lalu di ‘liked’ Twitterku. Postingan tweet @rahneputri yang berjudul 30 Days of Writing & Thinking, sebuah metode tentang Mindful Analysis dari buku yang Rahne baca. Coba kamu baca aja deskripsinya di postingan ybs di sini.

Kuputuskan hari ini mengikutinya. Karena aku tidak ditantang-tantang untuk menulis, lebih ke ajakan untuk menganalisis diri sendiri sehingga kurasa aku tidak perlu merasa gupuh dan bersalah jika nanti tidak selesai. Melihat deret pertanyaan setiap harinya, kurasa ini cukup menarik. Sebenernya akan lebih kerasa kalau ditulis tangan, tapi… di blog juga gapapa deh. Heleh.

Markimul.

  1. What have you done today and what more do you plan today?

Sesungguhnya aku sudah mau memulai tulisan pertamaku sejak lama, tapi ketika membaca pertanyaan diatas, aku selalu mengurungkan niat karena… aku merasa aku belum melakukan apa-apa di hari itu. Atau aku merasa pekerjaan yang kulakukan remeh dan tidak cukup bernas dan tidak berusaha membuatnya lebih terdengar reflektif. Wkk. Jadi daripada membebani kolong internet dengan cerita yang nirfaedah, aku menundanya (yang malah semakin menegaskan ketidakproduktifanku hari itu) Wk. Jadi penting bagiku mengingat, do it anyway. 

Oke. Sekarang jam 11:40 waktu menurut laptop. Aku baru selesai mengikuti kelas bahasa Arab di sebuah tempat di Kebayoran Baru. Sejauh ini aku senang dengan kelasnya. Hari ini aku tidak datang terlambat seperti 2 pertemuan sebelumnya, dan aku bisa memakai pulpen warna-warniku dalam kelas yang kubeli minggu lalu (ya, aku pembelajar visual).

Aku sudah pernah belajar bahasa Arab beberapa kali. Pertama kali saat SD, kemudian SMP, kuliah (ambil kelas gratisan di Rumah Bahasa), dan belajar dengan Ustadz. Yang terakhir aku mutung karena dua hal; pertama karena kelas semakin berkurang jumlah muridnya dari hari kehari, kedua terjadi cinlok antara Ustadz dengan ketua kelas. Naksir-naksiran yang kentara sekali di dalam kelas -_- Alhamdulillah ybs berdua sudah menikah dan dikaruniai  2 orang anak.

Semangat belajar bahasa Arab muncul lagi ketika berada di Jakarta.  Sebuah pengingat khutbah Ramadan Ustadz Nouman Ali Khan tentang Reconnect with Quran. Sebagai satu-satunya mu’jizat Rasul yang bisa kita pegang hari ini, surat cinta Allah di quran, rasanya aneh jika tidak memahami arti bacaan yang terkandung didalamnya. Selain itu, Alquran punya kaidah yang masya Allah kece. Kalau nyimak Ust Nouman membedah surat-surat dalam Alquran, ghils, bikin diri deg-degan dan takjub. Keren banget. Aku juga merasa kalau sedang sholat dan membaca bacaan sholat, akan semakin semriwing dan khusyuk ketika aku tahu artinya. Aku menyadari selama ini bahwa membaca Alquran dan shalat dengan khusyuk adalah hal-hal yang menjagaku dari pikiran-pikiran aneh dan hal-hal yang dibenci Allah. K

Jadi, memahami bahasa Arab adalah sebuah upaya wajib yang saat ini kuusahakan.

Semoga Allah mudahkan dalam mempelajari bahasa Arab, huhu. Tyda lupa ucapan terima kasih kepada Senpai Schwa-mee karena telah mendukungQue untuk meluaskan khazanah pengetahuan uwuwuw, termasuk bahasa Arab.

Setelah ini, aku akan kembali ke kosan kami di Pasar Minggu, bersiap untuk membereskan baju-baju di lemari. We’re moving! Lalu, merapihkan catatan akun dana darurat rumah tangga kami, mengecek lagi kebutuhan setelah pindah ke kontrakan, mendengarkan materi kuliah perdana di Bengkel Diri yang kuikuti. Kemarin aku terlalu ngantuk mengikuti secara seksama, dilanjutkan me-review pelajaran hari ini tentang Ism dan mengerjakan tugasnya, lalu ditutup dengan mempersiapkan makan malam. Mungkin aku akan bikin kare ayam. Wkk, thanks to Bumbu Machmudah.

Urhm, tampak oke dan produktif sekali hari ini. Bismillah yha.

Eh diluar hujan, biasanya kalau hujan gini, AQI (Air Quality Index) Jakarta menunjukkan angka kecil, yang berarti polusi berkurang drastis. Wkk. Aku tidak sabar menyimak hujan turun dari kaca jendela Transjakarta yang sesaat lagi kutumpangi. Sambil berkontemplasi dengan mellow ah. Wkkk.

 

 

 

 

 

 

 

Author: nezhafath

a klepon-hearted

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: