Password

Boleh anggap kita ini lahir dengan, ya seperangkat minat, bakat, dan etc etc, yang ketika besar sedikit, kita percaya bahwa kita ini unik, satu-satunya, istimewa, spesial, etc etc. Aku setuju-setuju saja.

Besar sedikit lagi, kita semakin banyak bertemu manusia, kebanyakan sudah dewasa yang bermacam ragamnya. Ini itu, begini begitu. Kita pernah percaya begitu bulat, bahwa kita memang harus mahir menari dengan ritme hidup seperti apapun, menjadi the dancing leader agar dapat fit dan tetap tumbuh dalam situasi seperti apapun.

Memahami dan menyesuaikan diri jadi keterampilan hidup paling esensi. Disampaikan paling pertama jika orang bertanya tentang kelebihan diri.

Orang-orang itu, bisa jadi aku, kamu, dan siapapun pernah berjalan pelan-pelan di suatu sore, atau tiba-tiba khusyuk menyimak suara deru kipas angin di sudut kamar, lalu menyadari bahwa ternyata.. agak melelahkan ya.

Melelahkan ya menyesuaikan diri itu.

Semakin banyak bertemu manusia-manusia justru semakin membuat pusing. It’s draining our.. humanity. lul. Hal itu menyenangkan sekaligus menguras energi.

Dan ya, cara kita bertahan adalah dengan berusaha untuk menemukan sesuatu dari apapun peristiwa atau sengaja bertanya random. Semacam menanyakan password, jika lawan bicara berhasil menjawabnya, sungguh kita bisa langsung jatuh hati dengannya.

Baik dalam konteks romantis, persahabatan, teman berbagi prinsip, tokoh inspirasi, mimpi, dan kesukaan.

Tapi kita kadang malah direspon dengan ngakak, gak habis pikir, atau diilokin geje bhanget. Dan diam-diam, kita menilai dengan cepat dan berjanji tak akan menunjukkan hal-hal ini ketika bersama mereka. Wrong answer.

Aku selalu berdoa untuk diberi kesempatan berlari bersama orang-orang dengan pancaran mata dan gairah yang sama, berkomunikasi dalam tukar pandang dan senyum yang kami tau maknanya, dan kami bisa saling bicara panjang walau tanpa suara.

Sekali menemukan orang seperti itu, aku akan menahannya, benar ia harus dijaga dengan sungguh-sungguh.

Karena menemukan mereka itu sulit sekali. Sulit sekali.

Advertisements
Password

3 thoughts on “Password

  1. and you’ve unlocked my password. I mean, I don’t always feel this comfy around a strange pencilakan girl I randomly met at a random student gathering..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s