Akumulasi

Tulisan ini mungkin adalah akumulasi dari perasaanku akhir-akhir ini. Tipikal tulisan yang membuatku isin dan ewww dewe di masa depan. Tapi, kurasa aku perlu menyelamatkan diriku sendiri dari ketidakwarasan yang berkelanjutkan.

So, I write. Bismillah.

Aku sedang berproses dalam sebuah mahakarya mahasiswa, skrispi. Beuh… Wkk.

Topik yang kukerjakan, cukup membuatku penasaran dengan hasilnya. Ditambah di bimbingan terakhir, untuk ukuran dosen yang mencela elegan saat sidang proposal dengan menekankan “your presentation was beyond my expectation. Itu tadi apa sih?” atau “*tertawa* kamu itu mahasiswa terragu-ragu yang pernah saya temui.” aku lumayan deg-degan sekaligus berbunga-bunga saat di sepanjang membolak-balik  bab 4ku beliau senyum-senyum bilang “udah bagus, saya suka.” sampai 5 kali.

Her mood was so good, I guess. Aku curiga, namun kuterima saja.

Mei mendekat, jika tidak ada aral melintang, aku akan berusia 22. Tua sekali. Status mahal mahasiswaku akan semakin mendekati uzurnya, dan dengan status mahal ini, banyak hal yang belum tercapai. Yha, mungkin aku perlu dinasihati untuk lebih tulus dan tangguh dalam menggapai mimpi. Maksudku, status sebagai manusia dan hamba Allah, kurasa lebih dari cukup untuk terus mewujudkan mimpi-mimpi macam mengotori passport dengan stempel-stempel, presentasi di depan orang-orang nonfamiliar tentang ide-ideku, menyesatkan diri di tengah antah berantah pepohonan gunung dan laut, belajar kepada kehidupan di masyarakat pedesaan serta anak-anaknya yang bermata jeli.

Namun, tidak bisa kupingkiri, ada fasilitas mahasiswa yang kurasa belum kumaksimalkan selama ini. Memanfaatkan titipan jutaan rupiah dari universitas untuk keluar negeri, misalnya, atau pakai student hour di resto-resto– lol, atau sekadar naik bus flash dari kampus B ke kampus C.

Jika dirunut beberapa tahun lalu, aku bisa saja mendaftar hal-hal yang kulakukan dan menyesali satu persatu hal yang tidak kumaksimalkan, well, tipis-tipis dengan muhasabah, re-evaluate.

Tetapi, dari semua penolakan atas aplikasi yang kukirim, ketidakmaksimalan dalam mengemban amanah, buku-buku yang belum terbaca, sampai kemangkelan terhadap diri sendiri karena kadang masih suka melihat prestasi-prestasi kasat mata orang lain, aku ingin mengingatkan diriku untuk terus sadar.

Sadar dengan hari ini, pagi ini, dengan segenap hal yang akan terjadi setelahnya. Sadar bahwa Allah baik sekali, tanpa peduli intensitas baca quranmu terdistraksi banyak hal, hafalanmu untup-untup, Ia tetap membiarkanmu bangun, bernapas lagi, dalam kehangatan keluarga dan iman.

Ketika berada di atas motor menuju suatu urusan, atau di tengah-tengah tumpukan jurnal, atau momen setelah mengetahui hal-hal diluar harapan, aku selalu teringat sebuah nasihat, berharap dan bergeraklah hanya kepada Allah. Di saat bersamaan, muncul sebuah fragmen, bahwa di detik yang sama, seseorang dari lauh mahfudz juga berjumpalitan berjuang dengan mimpi-mimpi dan ibadahnya.

Dear X, mari menyelesaikan diri kita masing-masing dengan bersemangat. Menyelesaikan ego masing-masing untuk kemudian, sampai entah kapan, Ia akan pertemukan kita. Semoga di saat itu, kita paham bahwa masing-masing jauh dari sempurna. Melakukan yang terbaik dari yang kita bisa untukmu untukku, kurasa cukup.

Pun kalau kita baru bertemu nanti di hadapan Allah, aku tidak apa-apa. Sungguh. Jadi jangan khawatir, mari terus berusaha. Capai boleh, tapi jangan lupa untuk bangun dan berjuang lagi. Semoga kita tidak kehilangan sabar. Heuheu.

Sekian, kuharap ini tidak termasuk galau yang sebuah artikel legit maksudkan.

N.B: Coba buka tautan ini dan ini. Sangat keren.

Advertisements

One thought on “Akumulasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s