Teruntuk

Berlarilah.

Berlari bersama senja, sampai tenggorokanmu sakit seperti menelan duri-duri, sampai suaramu habis, sampai kakimu kebas, sampai kau kepayahan mengeluarkan suara. Gerak-gerak badan dan pikiranmu, pastikan akan selalu berlayar jauh dan hanya akan pulang dengan oleh-oleh cerita; tentang tanah yang asing, tentang perihnya sendiri, tentang ketakutanmu, tentang kepercayaanmu yang bulat akan pertolongan-Nya.

Aku akan mendengarkanmu, sampai tuntas. Menunggumu ketika kau menghela nafas karena perih di dada, atau tersedak saking bahagianya.

Jika kita berkesempatan mencicipi dinginnya salju, akan kupastikan kau selalu aman dan hangat. Dalam jarak sedekapan, tak boleh ada yang merisaukanmu. Sedingin apapun rupa hidup nanti, jangan berhenti bergerak. Bergerak akan membuatmu hangat—dan tidak mati kedinginan.

Amati lamat-lamat daun-daun yang gugur, yang mengingatkanmu tentang kerelaan paripurna. Inti kesadaran bahwa kita tak pernah benar-benar memiliki sesuatu. Kehilangan adalah niscahya.

Gugur dari pohon adalah keputusan yang disadari penuh oleh dedaunan, jatuh bagi mereka adalah menjalani takdir yang telah digariskan Tuhan. Maka, jika kau harus jatuh, nantinya, jatuhlah dengan pertimbangan. Resapi bahwa kejatuhanmu akan membawamu pada bangun yang lebih kuat.

Terpantul-pantul. Membacanya,membuat keinginan untuk curi tidur jadi hilang. Diserbu pertanyaan yang menyodok-nyodok, berakhir panas di ujung mata:

Apa aku layak?

Advertisements

5 thoughts on “Teruntuk

  1. moslemmuda January 15, 2016 / 3:15 AM

    Ini semacam notes yang ditulis orang yang ngebet kuliah di luar negeri, yang ditempel tepat di depan dinding meja belajarnya, yang setiap dia duduk mengerjakan berbagai tugas atau belajar, dia akan selalu bisa melihat notes ini. Yours? hehe

    • nezhafath January 18, 2016 / 2:09 PM

      ding dong. salah.
      ini tulisan untuk dibaca anak2 saya di masa depan, tsah…
      well, it is a note to myself. supaya saya terlecut utk melayakkan diri agar pantes ngomong beginian ke anak kelak.
      hm. kira2 begitu.

      • moslemmuda January 19, 2016 / 1:13 AM

        hmm, siplaah…

      • moslemmuda January 19, 2016 / 1:16 AM

        btw btw, aku jadi inget sama salah satu spoken-words-nya Sarah Kay pas di TED, If I should Have a Daughter. bagus gila & jeru banget. have you watched it?

  2. nezhafath January 19, 2016 / 10:45 AM

    wuuiiihh………..
    gaul nian pak mu’ tau sarah kay…….. haha.
    tbh, i love her words and how she performs. mungkin secara gak sadar catatan ini juga terinspirasi dari puisinya yang pas di TED itu, heuheu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s