Kerja Manusia dan Setan

Surat-menyurat, (siapa tahu) juga terjadi di dunia setan.
…..

Aku sedang membaca buku berisi kumpulan surat yang ditulis oleh setan senior bernama Screwtape kepada keponakannya si setan junior bernama Wormwood.
Oh, tentu saja ini buku fiksi.
Ditulis dengan apik oleh C.S Lewis, buku ini mendeskripsikan dengan baik hubungan profesional yang terjalin antar paman-kemenakan setan. Screwtape memberi kritikan pedas, arahan, dan pujian bergantian kepada Wormwood yang secara rutin melaporkan tugasnya sebagai setan– menyesatankan manusia dari jalan Tuhan.

Hal yang menarik dari untaian surat Screwtape pada Wormwood ini adalah secara tidak langsung kita seperti diberi tahu titik-titik kemanusiaan mana yang sering dimanfaatkan untuk membuat kita jauh dari Tuhan, jatuh dalam perangkap setan.

Tentang berdoa, misalnya.

Memang tidak mungkin mencegahnya mendoakan ibunya, tetapi kita punya alat untuk membuat doa-doa itu menjadi tidak berbahaya: pastikanlah semua doanya selalu sangat ‘rohani,’ sehingga dia sangat memperdulikan ibunya, tetapi tidak dengan penyakit rematik ibunya.

Oh, atau tentang perasaan memiliki.

Perasaan memiliki itu memang secara umum harus dikobarkan. Manusia selalu mengajukan tuntutan kepemilikan yang terdengar cukup lucu di surga dan di neraka, dan kita harus terus membuat mereka melakukan itu.

Dan banyak lagi kasus khas kehidupan sehari-hari manusia lainnya. Meskipun buku ini sangat kristen, kurasa masih sangat bisa kudapat pelajaran yang (semoga) membuatku lebih…awas. C.S Lewis ini penulis yang lumayan brilian, aku masih terheran-heran, bagaimana ya dia melakukan riset dari perspektif setan dengan sangat baik?

***

Jangan-jangan memang seperti itu.

Dengan agenda-agenda kebaikan yang sering manusia rencanakan lewat diskusi-diskusi, pelatihan, workshop, untuk melawan kebathilan yang terjadi, jangan-jangan setanpun juga melakukan hal-hal itu itu.

Tentang propaganda sana sini mengenai bonus demografi negara ini di tahun 2045, target-target pemerintah– Indonesia bebas sampah 2020 sampai Indonesia Emas 2045 membuat kita was-was sekaligus bersemangat membuat kita mengira-ngira, pos masyarakat sebelah manakah yang akan kita isi? kemampuan apakah yang harus dipertajam untuk menghadapi tantangan guna mencapai target bersama itu?

Jangan-jangan, para setan juga memiliki agenda besar di tahun 2045 untuk membuat peradaban manusia tergulung ke tempat paling gelap. Menjebak manusia agar merasa dirinya besar dan penting, lalu dengan arahan setan kemudian menularkan semangat merasa besar dan penting itu pada instansi-instansi yang memangku hajat hidup orang banyak.

Atau saat tempat-tempat menuntut ilmu dan berdiskusi kita mulai diperkuat oleh keyakinan bahwa pilihan menjadi dzalim terhadap diri sendiri adalah keputusan yang harus dihormati. Atau saat ketika setan mulai mengelus-elus nurani sampai bebal sehingga ketika menonton televisi dan melihat berita dua anak SD yang dipaksa berhubungan seksual di depan teman-temannya, komentar yang keluar dari mulut kita adalah,
“halah. wes tau kerungu…”

Dan setanpun, jangan-jangan, juga melaksanakan training berkelanjutan tentang pengkaderan, pengkaderan sepanjang hidup– madal hayah, untuk lurus tunduk pada perjanjian nenek moyang mereka kepada Allah saat diusir dari surga. Menjauhkan manusia jauh-jauh dari Allah.

Karena Engkau telah menyesatkan aku, pasti aku akan selalu menghalangi mereka dari jalan-Mu yang lurus. Kemudian aku pasti akan mendatangi mereka dari depan, dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati mereka bersyukur. (Q.S Al-A’Raf : 16 – 17)

Agenda-agenda besar di masa depan, semoga selalu kita iringi dengan kebersihan hati. Semoga Allah layakkan kita menjadi pengemban-pengembannya. Sehingga usaha untuk menjadi kuat sebagai pribadi, keluarga, maupun bagian dari umat dan masyarakat, akan selalu istiqomah dilakukan.

Dengan ijin dan ridho Allah, semoga kita dijauhkan dari sifat-sifat setanawi. Karena seperti yang sudah Allah jelaskan di Surat An-Nas, setan bisa saja adalah bagian dari manusia itu sendiri.

Advertisements
Kerja Manusia dan Setan

2 thoughts on “Kerja Manusia dan Setan

  1. Saya suka review nya 🙂 Walau pun belum pernah baca novel ini, tapi sekilas ceritanya bikin aware masalah setan/iblis terutama hasutannya utk manusia melakukan hal yang dosa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s