Takut Galau

persis, mbak. persis…..

Hai.
Aku adalah orang yang takut galau. Ketika sekarang lagi ngetrend dengan perasaan galau, justru mungkin aku adalah orang yang paling menghindar dari perasaan galau. Bahkan sangking takutnya, Aku tidak berani menulis hal yang melankolis atau membaca blog orang yang melankolis. Ketika kegalauan hampir datang, yang aku lakukan adalah pencegahan sedini mungkin. Biasanya otak langsung mengambil alih segala perasaan dengan berpikir, “ini tidak penting. masih banyak hal produktif yang bisa kamu lakukan. effort yang kamu lakukan untuk galau tidak sebanding dengan output dari kegalauanmu.” Dan biasanya si otak selalu berhasil, untuk sementara.

Perasaan ini pun langsung nurut. Sering sekali aku melakukannya. Namun entah si galau junior itu beneran menghilang dilibas sang otak atau bahkan dia hanya bersembunyi, bersarang di lubuk perasaan, dan bertambah besar menjadi galau senior. Besar sampai sekarang sebenarnya sang galau sudah beranak pinak di perasaan, membentuk pasukan dan sebentar lagi mereka (galau dan pasukannya) akan menyerang diriku.

View original post 115 more words

Advertisements
Takut Galau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s