Titipan-titipan

Kuingatkan lagi ya.
Sebenarnya kita itu nggak pernah punya apa-apa. Semuanya titipan. Semuanya. Dari hal-hal remeh semacam bulpen, buku catatan, modem, kunci motor, kamera digital, sampai hape.
Namanya juga titipan, kalo diambil ya… Jangan marah dan sedih.

Yang dinilai itu sepertinya cara kita menjaga mereka. Menjaga agar tidak rusak, kotor, atau hilang. Mereka kan amanah dari yang memberikan. 

Seni ini yang belum terlalu aku kuasai. 

Ah, sebagai orang bergolongan darah A, aku merasa gagal… 

Advertisements
Titipan-titipan

5 thoughts on “Titipan-titipan

  1. Dear Nezha,
    kalau boleh berbagi, inilah yang kurasakan, kupikirkan, dan kemudian kutuliskan ketika kehilangan telepon seluler untuk yang kelima kalinya:
    http://arvinci.wordpress.com/2012/07/08/kelima/

    dan kemudian ketika sesuatu kembali hilang dariku:
    http://arvinci.wordpress.com/2012/07/25/helpless/

    Menurutku, Nez, terserahmu bagaimana mau memaknainya. Kalau bisa dimaknai dengan baik, kenapa harus dimaknai sebagai sesuatu yang tidak menentramkan? Toh pemaknaan itu akan bergeliat-geliut dan berubah bentuk seiring waktu. Damaikan diri dulu lah, jangan merasa gagal. Berdasarkan pengalaman pribadi sih.. kalau emosiku negatif begitu akan ada sesuatu yang lain yang kembali hilang…. So I learned to let go. (Iya, bahkan jika itu barangnya orang lain, kuncinya tetap di diri sendiri).

    Mangad.

    1. dear mbak afina,
      here have my heart ❤

      aku sudah melakukan saranmu di wassap. aku nggambar, nulis detil-detil, nebelin, nggarisbawahi. lumayan jadinya satu hvs full. isinya lebih ke kesimpulan-kesimpulan praktis sih..
      dia tak taruh di tempat dimana aku bisa sering memandangnya. kamu tahu, kata seorang teman, aku akhir-akhir ini lebih rapi dalam menyimpan barang-barang di tasku. erh, aku nggak tahu apakah itu mungkin efek dr kertas itu atau bukan. haha

      hm.. tapi setelah tak lihat lagi, kertas itu kok… penuh emosi ya. kata-katanya imperatif semua.
      tidak ada pemaknaan yang menenangkan.
      haha, habis gini tak revisinya 🙂

      terima kasih ya! :"))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s