Strong Why

Ada baiknya sebagai manusia harus punya strong why yang fundamental, yang menjadi basis dari segala alasan, yang menjadi akar dalam setiap tindakan. Sehingga nantinya ketika grafik semangat dan iman ini sedang menurun, ada sebuah strong why yang kemudian menahan. Atau ketika grafik langkah ini mulai diskontinu dan terpecah, ada sebuah strong why yang menjaga agar selalu dalam kurva. Sebuah strong why yang hakiki, yang pasti tidak mampu manusia menciptakannya. Strong why yang abadi, bukan hanya mempunyai ijazah lalu selesai, tapi sampai matipun tetap terbawa. Sehingga nantinya kalau sudah di alam sana, ada sebuah cerita dengan benang merah tentang dunia yang kita jalani.

“Dan tidaklah Aku ciptakan seluruh jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaKu“. QS : Adz Dzariyat [51] :56

Hana Fitriani, one of my perfect reference group.

Advertisements

4 thoughts on “Strong Why

  1. HQm December 25, 2012 / 2:52 PM

    ini punya nezha?

  2. inihana January 9, 2013 / 4:46 PM

    tagnya: kangen mbak hana. uh :”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s