Menunggu

Suatu hari nanti, kamu akan menunggu. Waktunya.. Bisa lama, bisa sebentar.
Maaf, tetapi kamu menunggu dengan kondisi yang sangat
berbeda, tidak seperti disini; sambil makan kripik, twitteran atau haha hihi.
Kamu akan sepenuhnya sendiri. Tanpa siapapun. Hanya kamu.. Dan amal yang sempat kamu kumpulkan saat mampir di dunia. Ruangan lembab dan sempit, cacing tanah, gelap.
Ah.. tidak-tidak. Semoga tempat tunggumu adalah tempat tunggu ternyaman yang pernah kau rasa. Luas sejauh mata memandang dan begitu terang yang membuatmu merasa lapang.
Semoga waktu menunggumu akan terasa sekejap. Seperti ketiduran. Lalu dibangunkan.
Kemudian kamu menyadari bahwa hari itu telah datang. Hari dimana dibangkitkannya manusia.
Sungguh Allah tak pernah mengingkari janji-Nya.

Kamu, semoga kamu tidak sempat merasakan kerisauan, ketegangan, dan ketakutan ketika menunggu giliran dipanggil. Tidak merasakan panas, tidak tenggelam di keringat sendiri. Semoga tidak.

Kau tidak risau.
Karena yang kau pikirkan hanya satu.. bertemu secara langsung dengan Rasulullah.. Para sahabat.. Dan.. Maha Raja Rabb semesta Alam.

Memikirkanya saja membuat jantungmu meloncat-loncat gembira.

Advertisements
Menunggu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s