Kenapa?

Melihatmu, seluruh perasaan campur aduk berjejalan memasuki rongga dada. Ini kenapa?

Gagal. Total.

Gagal membersamai, terlalu asyik dengan dunia sendiri, lupa ada berlian yang harus dijaga, ditemani. Harusnya aku bisa kayak mbak itu, harusnya aku bisa!

Tapi…… ini kenapa?

Hikmahnya, dengan ini aku harus masuk situ. Dan taun depan kita akan ketemu lagi, kita akan sama-sama lagi. Ketemu orang sangar-sangar lagi. Semesta kita akan sama, kau akan kupegang untuk kedua kalinya. Lebih kuat, lebih erat. Karena aku takkan membiarkan diriku merasa terpuruk di depanmu untuk kedua kalinya.

 

 

 

 

 

Advertisements
Kenapa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s